APA ITU MUSIK?

Definisi tentang musik mengalami perkembangan dari zaman ke zaman. Seiring dengan perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang terjadi dalam masyarakat dan seiring dengan pemahaman manusia tentang musik yang semakin luas, definisi musik juga berubah dan semakin luas pula.

Sebagai contoh, pada masa klasik, musik dianggap sebagai seni yang dihasilkan oleh komposer-komposer terkenal, sementara pada masa modern, definisi musik lebih inklusif dan mencakup berbagai bentuk ekspresi musikal yang dihasilkan oleh seniman dan musisi dari berbagai latar belakang dan budaya.

Tentunya ada yang pernah mendengar ungkapan ini: Musik adalah hasil dari kreativitas dan ekspresi artistik dari para musisi. Sehingga musik bisa didefinisikan sebagai bentuk seni yang menggunakan bunyi atau suara sebagai medium ekspresi.

Bunyi dari berbagai sumber, termasuk alat musik, suara manusia, atau benda tersebut dapat dikatakan sebagai musik apabila diatur dengan cara tertentu sehingga membentuk pola atau struktur tertentu.

Beberapa pandangan konvensional mensyaratkan aturan tertentu seperti tempo, harmoni, nada, irama, pola ritme, dan sebagainya.

Pada perkembangannya, musik boleh-boleh saja disusun secara bebas, tanpa terikat oleh aturan atau struktur musik yang telah ada sebelumnya. Ini terjadi saat muncul genre musik eksperimental, di mana para seniman mulai mengeksplorasi suara dan teknik baru dalam musik. 

Salah satu pembahasan definisi musik dari masa ke masa bisa disimak dalam catatan Valsava yang merunut definisi musik sejak zaman pra sejarah, renaisans, hingga post-modern.


***